Setelah sampah rumah tangga dipisahkan menjadi kategori kering dan basah, sampah basah (terutama sampah dapur dan sisa makanan) diangkut ke fasilitas khusus untuk diproses secara teliti. Melalui fermentasi anaerobik, sampah basah menghasilkan gas metana dan digestat dalam jumlah besar. Metana dapat dibakar untuk pemanasan atau pembangkit listrik, yang mencerminkan sirkulasi sumber daya.
Fasilitas pengolahan sampah basah yang berlokasi di wilayah Shanghai ini menghasilkan lebih dari 10.000 meter kubik metana setiap hari, yang sebelumnya dibakar langsung ke atmosfer melalui flare.
Fasilitas pengolahan sampah basah yang sangat bersih.

Fermentasi sampah menghasilkan metana dalam jumlah melimpah, yang kemudian menjalani perlakuan desulfurisasi dan pengeringan.

Metana dibakar dalam flare, dan panas hasilnya yang melimpah terbuang langsung ke atmosfer.
Untuk mengubah sampah menjadi berkah, pada tahun 2023 dua unit Generator Uap Luar Ruangan (Generator Uap Pipa Panas) dipasang di lahan kosong pabrik. Dengan membakar metana, alat ini menghasilkan uap sebanyak 60-100 ton per hari, untuk kebutuhan internal sekaligus memasok pabrik tetangga. Diperkirakan inisiatif ini dapat menghemat lebih dari 2,5 juta meter kubik gas alam per tahun, dengan manfaat ekonomi langsung lebih dari 10 juta yuan.

Generator Uap (Generator Uap Pipa Panas) buatan LIJU yang dipasang di luar ruangan.
Generator Uap (Generator Uap Pipa Panas), dengan memanfaatkan penemuan paten LIJU — teknologi pembakaran pencampuran awal dengan pendinginan air WCB — mencapai pembakaran metana yang aman dan stabil. Hasil uji empiris proyek ini menunjukkan emisi nitrogen oksida hanya 10 mg/m³, mewujudkan emisi NOx sangat rendah yang jauh melampaui hasil pembakaran dengan flare. Inovasi ini memberikan manfaat lingkungan sekaligus ekonomi bagi klien.